Mengenal Trading Emas: Apa Kelebihan dan Risikonya?

Ilustrasi emas (foto: Istara via Pixabay)
Ilustrasi emas (foto: Istara via Pixabay)

Trading emas merupakan aktivitas jual beli valuta asing yang menggunakan pair emas dengan mata uang asing lain. Kegiatan ini dilakukan oleh trader valuta asing dengan tujuan mengambil keuntungan dari fluktuasi harga emas dan mata uang asing yang berubah-ubah setiap saat.

Mungkin Anda sedikit kebingungan, mengapa emas juga diperjualbelikan di pasar valuta asing? Padahal emas bukanlah suatu mata uang. Dalam dunia forex, emas tergolong salah satu jenis mata uang. emas memiliki kode mata uangnya sendiri: XAU. Pada umumnya, trader forex membeli emas berpasangan dengan Dolar AS. Dalam dunia trading forex, pasangan emas dan Dolar AS ini biasa disingkat dengan lambang XAU/USD.

Perbedaan Investasi Emas Konvensional dengan Trading Emas di Pasar Valuta Asing

Terdapat beberapa perbedaan di antara investasi emas konvensional dengan trading emas di pasar valuta asing.

Perbedaan pertama adalah dari segi cara pelaksanaannya, jika aktivitas investasi emas konvensional dilakukan dengan cara membeli emas batangan atau perhiasan emas di toko, maka aktivitas jual beli emas di pasar valuta asing dilakukan dengan cara membeli nilai dari emas saja tanpa membeli wujud fisiknya.

Perbedaan lainnya juga terlihat dari tujuannya, aktivitas investasi emas konvensional biasanya memiliki tujuan untuk mempertahankan nilai harta kekayaan agar tidak tergerus inflasi, sedangkan trading emas di pasar valuta asing lebih bertujuan untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dari perubahan harga emas dari waktu ke waktu,

Dari segi keuntungan, kegiatan investasi emas konvensional hanya menghasilkan keuntungan pada saat Anda menjual emas ketika harganya sedang naik, sedangkan trading emas di pasar valuta asing dapat menghasilkan keuntungan baik pada saat harga emas naik maupun pada saat harga emas turun.

Dari segi harga, harga emas batangan atau perhiasan emas bervariasi tergantung tempat di mana Anda membelinya, sedangkan harga dari pasangan emas dalam forex sama di platform trading terbaik manapun.

Perbedaan yang terakhir adalah emas batangan atau perhiasan emas dapat dibeli jika tempat penjualannya masih memiliki stok emas (Hal yang jarang terjadi), sedangkan emas dalam trading forex dapat dibeli kapan saja karena stok selalu tersedia.

Kelebihan Trading Emas

Jika dibandingkan dengan investasi emas konvensional, trading emas menawarkan berbagai kelebihan yang membuatnya lebih menarik. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Kelebihan pertama adalah aktivitas trading emas dapat menghasilkan keuntungan yang besar dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini mungkin terjadi mengingat sifat emas dan mata uang yang fluktuatif dan nilainya dapat berubah-ubah setiap saat. Selain itu, fasilitas leverage yang disediakan broker forex juga dapat melipatgandakan keuntungan Anda dengan modal seminimal mungkin.

Kelebihan kedua dari aktivitas trading emas adalah pasangan emas yang diperdagangkan dalam pasar valuta asing biasanya memiliki tingkat volatilitas harga yang lebih besar jika dibandingkan dengan pasangan mata uang forex lainnya. Tingkat volatilitas harga yang lebih tinggi berarti potensi nilai keuntungan Anda akan lebih besar serta waktu yang Anda butuhkan untuk mencapainya juga dapat lebih singkat.

Kelebihan selanjutnya adalah emas memiliki nilai spread yang lebih rendah daripada emas fisik. Spread emas adalah selisih atau perbedaan dari harga jual dan beli suatu emas. Dalam trading forex, spread merupakan biaya yang dibebankan broker kepada trader forex yang memakai jasanya. Nilai spread yang rendah berarti biaya yang harus Anda bayarkan kepada broker juga rendah.

Kelebihan berikutnya adalah bebas dari risiko emas batangan dicuri karena aktivitas trading emas tidak memerlukan pembelian atau penyimpanan emas fisik seperti halnya investasi emas konvensional, trading emas hanya melibatkan pembelian dan penjualan nilai dari emas.

Kelebihan kelima adalah tingkat likuiditas yang tinggi. Tingkat likuiditas yang tinggi  memungkinkan Anda membuka atau menutup posisi trading dengan cepat. Ketika Anda sedang membutuhkan uang, Anda dapat segera menjual aset pasangan mata uang forex Anda.

Kelebihan terakhir dari trading emas adalah modal yang diperlukan untuk dapat melakukan trading emas cukup terjangkau. Dengan adanya opsi leverage yang ditawarkan oleh broker forex memungkinkan Anda untuk dapat melakukan trading emas dengan modal mulai dari 100.000 rupiah saja.

Risiko Trading Emas

Meskipun memiliki banyak kelebihan yang menarik, aktivitas trading emas tetap tak luput dari berbagai macam risiko yang mengintai. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Risiko pertama adalah kehilangan uang dalam jumlah yang besar. Opsi leverage yang ditawarkan oleh broker forex di satu sisi memang bisa sangat menguntungkan, tetapi di sisi lain juga bisa sangat merugikan. Kerugian yang dapat Anda alami dapat berlipat ganda.

Risiko kedua adalah risiko penipuan. Terlepas dari tidak memerlukan pembelian emas fisik, trading emas tetap memiliki risiko penipuan, salah satu di antaranya adalah penipuan yang dilakukan oleh broker forex.

Risiko ketiga adalah tingkat fluktuasi harga dalam trading emas cukup tinggi. Jika belum terlalu mahir, Anda dapat mengalami kerugian yang cukup besar karenanya. Memang seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fluktuasi yang tinggi dapat menawarkan potensi keuntungan yang tinggi bagi Anda. Namun, risiko kerugian yang dimilikinya juga tak kalah tinggi pula.

Risiko keempat adalah risiko perubahan harga secara tiba-tiba yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa ekonomi dan politik yang sedang terjadi. Beberapa peristiwa yang dapat mempengaruhi harga emas adalah inflasi, perubahan tingkat suku bunga acuan, kebijakan politik, dan sebagainya.

Demikian, pembahasan mengenai aktivitas trading emas, mulai dari pengertiannya, perbedaannya dengan investasi emas konvensional, hingga kelebihan dan risikonya.

Artikel Terbaru